by

Kapolsek Astanaanyar Terancam dipecat Sebagai Anggota Polri

Kapolsek Astanaanyar Terancam dipecat Sebagai Anggota Polri

Perdananews Kalsel – Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi menambah daftar anggota kepolisian yang terlibat Narkoba. Atas ulahnya tersebut Kapolsek Astanaanyar ini terancam dipecat, bahkan dihukum mati.

“Ancamannya bisa penurunan pangkat bahkan bisa dipecat,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago saat dikonfirmasi, Kamis (18/2/2021), seperti dilansir dari detikcom.

Saat ini, Kapolda Jawa Barat, sudah mencopot jabatan Yuni sebagai Kapolsek. Selain itu, Propam Polda Jawa Barat juga menangkap 11 anggota lainnya yang juga terlibat kasus Narkoba. Sampai saat ini Polda Jawa Barat masih melakukan pemeriksaan terhadap seluruh anggota yang terlibat, sanksi pun telah menanti.

Baca Juga Polda Sumsel akan Tindak 240 Anggota yang Menggunakan Narkoba

“Ini masih didalami, yang jelas siapapun, anggota manapun kalau memang terlibat dalam kejahatan narkoba akan disanksi tegas,” lanjut dia.

Sebelumnya Kapolsek Astanaanyar, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi, bersama belasan anggota Polri yang merupakan anak buahnya ditangkap di sebuah hotel di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (16/2/2021).

Mereka ditangkap oleh petugas Propam gabungan dari Mabes Polri dan Polda Jabar karena diduga menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

Sebelumnya sepanjang tahun 2020 lalu Mabes Polri telah melakukan Pemecatan terhadap 129 anggotanya 80 persen diantaranya terlibat Narkoba. Salah satu Kasus Narkoba yang besar dan melibatkan perwira adalah di Riau, dengan tersangka Kompol IZ (55) yang melakukan penyelundupan 16 kilogram sabu.

Polri telah berkomitmen, siapa saja anggotanya yang terlibat pelanggaran berat khususnya narkoba, hukuman yang layak adalah dipecat sebagai anggota kepolisian atau dihukum mati.

“Polri juga memberikan punishment bagi personel Polri yang melakukan pelanggaran, baik itu pidana, kode etik maupun disiplin. Putusan sidang disiplin itu 1.326 putusan sidang disiplin dan 1.124 putusan sidang kode etik Polri dengan 129 anggota polri dipecat/pemberhentian tidak hormat/PTDH,” kata Idham Azis dalam Rilis Akhir Tahun 2020 di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (22/12/2020).

(PN/DB)

PERDANANEWS