by

Faktor Cuaca, Jokowi Batal Ke Kab.HST Warga Korban Banjir pun Kecewa

Faktor Cuaca, Jokowi Batal Ke Kab.HST Warga Korban Banjir Kecewa

Perdananews Kalsel- Karena Faktor Cuaca, Akhirnya Rencana Jokowi mengunjungi Korban Banjir di Hantakan dan Batu Benawa, Kab.HST Batal. Masyarakat pun Kecewa atas dibatalkannya kunjungan Presiden.

Sedianya Agenda lain Jokowi Selain meresmikan Bendungan Pipitak Jaya di Kab.Tapin, adalah mengunjungi masyarakat yang menjadi korban banjir banding bulan Januari lalu.

Menurut Camat Hantakan, Kartadipura Kepastian batalnya kunjungan Presiden Jokowi ke kaki pegunungan Meratus didapatnya langsung dari Paspampres.

“Saya dikasih info langsung dari Paspampres Senin kemarin sekitar pukul 13.30 Wita. Alasan utama pembatalan kunjungan faktor cuaca,” ungkap Kartadipura, seperti di lansir dari kalselpos.com.

Kartadipura melanjutkan, seandainya Jokowi tidak membatalkan rencananya ke HST, dirinya atas nama masyarakat akan menyampaikan secara langsung kepada Jokowi agar infrastruktur seperti jalan dan jembatan untuk segera dilakukan perbaikan, karena saat ini semuanya masih darurat.

“Saat ini memang jalan secara umum sudah bisa dilalui. Namun kondisinya masih rusak akibat diterjang banjir dan tanah longsor sehingga masyarakat khawatir melintas apalagi saat turun hujan,” ungkapnya.

Menanggapi Batalnya Kunjungan Jokowi Ke Bumi Murakata untuk kedua kalinya, Ketua Komisi II DPRD HST Yajid Fahmi menyampaikan, besarnya dana persiapan Jokowi, justru memperparah kondisi keuangan daerah yang saat ini fokus dan masih memerlukan banyak dana untuk penanganan dan pemulihan pascabanjir.

Baca Juga Pelajaran dari Banjir Kalsel: Perbaiki Sistem Penanganan Bencana

“Pembatalan yang kedua kali ini tentunya mengecewakan warga Bumi Murakata, apalagi hanya dengan alasan cuaca. Kalau tidak bisa naik helikopter, presiden kan bisa jalur darat menggunakan mobil. Kalau dengan pengawalan, dari Tapin ke HST paling lama 20 menit,” kata politisi Partai Berkarya ini.

Sebaliknya, dengan kedatangan Jokowi sebenarnya bisa menghibur warga pascabanjir ini, terlebih lagi nantinya ada program-program bermanfaat atau bantuan pemulihan dan penanganan banjir yang bisa digarap oleh pemerintah pusat.

“Setidaknya pak Jokowi melihat kondisi kami bagaimana nasib kami yang tinggal di tenda-tenda terpal ini,” pungkasnya..

(PN/DB)

PERDANANEWS